Dokter, Bukan Bom

Fidel Castro dan Jose Mujica adalah presiden favorit saya. Mereka pemimpin yang tetap merdeka terutama di hadapan arogansi negara-negara adidaya. Oleh banyak negara, kelompok kiri memang dibenci. Tapi bila kelompok kanan adalah penjajah, di sisi mana lagi kita harus berdiri?

Video ini adalah cuplikan pidato Fidel Castro pada tahun 2003 di Buenos Aires. Ini video kecil yang begitu saya sukai. Pemikiran beliau tentang bagaimana seharusnya para dokter dididik (dan bagaimana seharusnya negara menggunakan kemerdekaannya) justru sesuai dengan semangat pancasila. Berikut terjemahan bahasa Indonesia dari transkrip lengkap pidato Fidel Castro:

“Doctors, Not Bombs”

Karena saya seorang optimis, saya berpikir dunia ini dapat diselamatkan, terlepas dari kesalahan yang ada, terlepas dari kekuatan hegemoni yang sangat besar yang ada. Sebab, saya percaya gagasan yang baik akan menang dari kekuasaan.

Negara kita tidak menjatuhkan bom, juga tidak mengirim ribuan pesawat untuk mengebom kota. Negara kita tidak memiliki senjata nuklir, senjata kimia, atau senjata biologi. Puluhan ribu ilmuwan dan dokter negara kita telah dididik tentang ide untuk “menyelamatkan jiwa”. Akan sangat bertentangan dengan konsep ini jika seorang ilmuwan atau dokter bekerja untuk menghasilkan zat, bakteri atau virus untuk membunuh manusia.

Tuduhan bahwa Kuba sedang melakukan penelitian tentang senjata biologis bahkan telah dilontarkan. Padahal di negara kita, penelitian dilakukan untuk menyembuhkan penyakit separah meningitis dan hepatitis, untuk menghasilkan vaksin dengan teknik rekayasa genetika, atau sesuatu yang sangat penting, yaitu untuk menemukan vaksin atau formula terapeutik melalui imunologi molekuler. Beberapa di antaranya dapat mencegah dan yang lainnya menyembuhkan. Kami bergerak maju di jalur ini. Ini adalah kebanggaan para dokter dan pusat penelitian kami.

Puluhan ribu dokter Kuba telah memberikan pelayanan berskala internasional. Mereka menyebar di tempat-tempat paling terpencil dan tidak ramah. Saya pernah berkata bahwa kami tidak dapat dan tidak akan pernah melakukan serangan preventif atau mendadak terhadap tempat paling mengerikan di mana pun di dunia ini. Kami adalah negara yang bisa mengirim dokter yang dibutuhkan ke sudut-sudut tergelap dunia.

Dokter, bukan bom. Dokter, bukan senjata. []

Standar

5 respons untuk ‘Dokter, Bukan Bom

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s