Novia Widyasari dan Makna Bunuh Diri

Bagi saya, kasus Novia Widyasari Rahayu adalah puncak perlawanan terhadap kekerasan seksual. Novia melawan dengan cara membisukan diri selamanya.

Sebab, bila masih hidup, mungkin Novia takkan menang melawan pelaku, yang di belakangnya berdiri keluarga ningrat yang kuat secara sosial dan ekonomi, meski Novia berusaha jujur dalam menagih keadilan. Maka ia memutuskan untuk melawan dengan kematian.

Sayang disayang, perlawanan itu dilakukannya tanpa sadar. Ia cuma punya satu tujuan: menuju punggung bapaknya. Novia mencari hal paling purba yang selalu diinginkan manusia: perlindungan. Hari-hari ini, negara tidak dapat menjaminkan terpenuhinya hasrat purba itu pada rakyat. Who do you call when the police murders?

Justru, dengan kematian Novia, seluruh keterangan dari pelaku menjadi tidak relevan. Entah pelaku berkata benar atau berbohong tentang mereka yang sering berhubungan seks dan pernah menggugurkan kandungan dua kali, keterangannya bernilai sama dengan bualan. Tidak bisa dibuktikan!

Faktanya, Novia meninggal dalam keadaan depresi berat dan tidak kuat menanggung derita. Sementara si pelaku adalah seorang polisi muda yang keluarganya mangkir dari tanggung jawab demi menyelamatkan nama baiknya. Seperti biasa: mereka tipikal kelas menengah yang siap melakukan cara kotor apapun untuk mengkhianati hukum demi melindungi nama baik si anak, sebegundal selalim apapun ia.

Novia membuktikan bahwa bunuh diri dapat menjadi pesan tegas pembeda keberanian dan kepengecutan. Bila pun hidup, mungkin ia takkan mendapatkan keadilan. Hukum yang korup pun akan melepas pelaku seperti melepas ayam. Tapi dengan kematiannya, Novia menang di hati manusia. Hati binatang tidak mungkin paham arti kemenangan ini. []

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Andhara Elmy

Akan ku jadikan segala yang kulihat, kudengar, kurasa, kulalui, bahkan nafas yang kuhirup sebuah pelajaran yang akan dituangankan kedalam karya

Eska Ayu Wardani

Sebuah catatan perjalanan

Pradila Maulia

Menyederhanakan Diri untuk Berubah

Laifa Fusvita

Read, Write and Share

telinga waktu

Menikmati Keterlemparan - Merayakan Keterjatuhan

trikurniara

sebuah catatan hidup untuk dunia

%d blogger menyukai ini: